Pesiden Pertimbangkan Gelar Operasi Militer di Papua

Pesiden Pertimbangkan Gelar Operasi Militer di Papuailustrasi aparat TNI berjaga-jaga (foto: Antara)

 

KBR68H, Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar rapat kabinet darurat untuk memutuskan status keamanan Papua. Menteri Koordinantor Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan Presiden akan mempertimbangkan operasi militer di Papua. Ini menyusul terjadinya penembakan yang menewaskan 8 tentara di Puncak Jaya, Papua kemarin.

“Kita nanti lihat yah, hasil rapat siang hari ini. Operasi apapun itu, yang penting pelaku kejahatannya ditangkap. Apa pun, tapi yang pasti secara terukur, melihat ancaman yang ada. Mereka bawa senjata. Nggak mungkin kita bawa parang yah,” terang Djoko kepada KBR68H.

Menteri Koordinantor Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto menambahkan, Pemerintah belum memutuskan penambahan pasukan di Puncak Jaya. Saat ini anggota Polri dan TNI tengah memburu pelaku penembakan dan mencari tahu sumber peredaran senjata yang digunakan pelaku penembakan. Korban penembakan kelompok bersenjata di Papua kemarin mencapai 12 orang. Terdiri dari delapan anggota TNI dan empat warga sipil. Sementara lima orang lainnya mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s