Pasca Penembakan 8 Anggotanya, TNI Belum Tambah Pasukan

Pasca Penembakan 8 Anggotanya, TNI Belum Tambah Pasukan Juru Bicara Kodam Cenderawasih Jansen Simanjuntak . Foto: Andi Iriani

KBR68H, Jayapura – Kodam Cenderawasih Papua belum akan menambah pasukan ke Puncak Jaya dan Puncak pasca penyerangan pos TNI di Tingginambut dan Koramil di Sinak yang menewaskan 8 anggota TNI dan melukai satu orang lainnya, pagi tadi.

Juru Bicara Kodam Cenderawasih Jansen Simanjuntak mengatakan, saat ini kekuatan personil yang ditugaskan di setiap pos TNI yang ada di Puncak Jaya masih cukup kuat.

“(Ada penambahan pasukan?) Oh tidak, kita tidak perlu menambah pasukan. Pasukan yang ada sudah cukup kuat. Pasukan disana masing masing pos berkisar 15 sampai 20 anggota. Pos itu kan ada di Gurage jadi dari Gurage sudah merapat kesana. Kemudiaan ada di Kalome, ada di Ilu. Dari Ilu dia dari atas ke bawah, dari Gurage naik ke Tingginambut,” ungkap Jansen.

Juru Bicara Kodam Cenderawasih Jansen Simanjuntak mengatakan, belum diketahui asal kelompok yang menyerang penyerangan pos TNI di Sinak maupun di Tingginambut. Namun diduga kuat berasal dari Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Lebih jauh katanya, saat ini Kodam bersama aparat Kepolisian sudah melakukan penyisiran di lokasi kejadian dan mengejar pelaku penembakan. Ia menambahkan, untuk evakuasi korban belum bisa dipastikan apakah dapat dilakukan hari ini. Hal ini mengingat medan yang sulit terutama di Distrik Sinak ditambah dengan cuaca yang sering berubah-ubah yang terkadang menyulitkan pesawat untuk mendarat. Namun diharapkan dapat dilakukan sesegera mungkin

Sebelumnya, tadi pagi sekitar pukul sembilan, pos TNI yang berada di Tingginambut diserang kelompok bersenjata yang menewaskan satu anggota TNI bernama Wahyu Wibowo yang tertembak di dada. Sementara satu anggota lain bernama Reza luka tertembak pada lengan dan dua orang masyarakat sipil juga terluka.

Sejam kemudian di Distrik Sinak, kabupaten Puncak sepuluh orang anggota Koramil yang hendak menuju bandara untuk mengambil radio, diserang kelompok bersenjata. Setidaknya tujuh orang dilaporkan tewas dalam kontak senjata ini. Anggota yang tewas antara lain Ramadhan, Muhammad Udin, Frans, Mustofa, Edi, Jojo, dan Idris. (Andi Iriani)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s