Evakuasi Tujuh Jenazah Anggota TNI di Puncak Batal Dilakukan

KBR68H, Jayapura – Proses evakuasi tujuh jenazah anggota TNI yang tewas ditembak kelompok sipil bersenjata di Distrik Sinak, Puncak, Kamis kemarin batal dilakukan hari ini karena cuaca buruk.

 

Panglima Kodam Cenderawasih, Christian Zebua menuturkan, sekitar pukul dua belas siang tadi kabut tebal menutupi wilayah Sinak, sehingga pilot memutuskan untuk kembali ke bandara Sentani. Dia memastikan besok pagi, kembali akan dilakukan proses evakuasi dan siang harinya akan dilakukan upacara pelepasan jenazah di Makodam Cenderawasih.

 

“Perkembangan terakhir bahwa hari ini, kita akan evakuasi kedelapan jenazah itu tetapi berhubung karena cuaca tidak bersahabat, kita tunda besok akan terevakuasi,” kata Zebua.

 

Panglima Kodam Cenderawasih, Christian Zebua menyesalkan penembakan delapan anggotanya dan empat warga sipil. Menurutnya, para pelaku harus ditindak tegas. Saat ini dirinya sudah memerintahkan seluruh anggota dengan kekuatan yang ada baik yang ada di Puncak Jaya maupun Puncak untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku dibantu aparat Kepolisian. Ditanya, apakah ada upaya persuasive terkait peristiwa ini? panglima Zebua menganggap tidak perlu. Menurutnya, para pelaku sudah melakukan tindakan kejahatan sehingga harus dikejar dan ditindak sesuai prosedur TNI dalam artian akan dilakukan upaya represif.

 

Sementara itu, siang tadi jenazah Pratu Wahyu Prabowo yang tewas di tembak kelompok bersenjata di Tingginambut hari ini sudah di evakuasi ke Jayapura selanjutnya sudah diterbangkan ke Jakarta, dan akan dikuburkan di kampung halamannya di Jogja. Sedangkan korban Lettu Reza juga sudah diterbangkan ke Jakarta untuk pengobatan medis lebih lanjut.

 

Sebelumnya, Kamis pagi kemarin terjadi penyerangan terhadap anggota TNI oleh kelompok sipil bersenjata  di Distrik Tingginambut, Puncak Jaya dan Sinak, kabupaten Puncak. Delapan  anggota TNI tewas dan empat warga sipil lainnya. Anggota TNI yang tewas antara lain, bernama Pratu Wahyu Wibowo, Sertu Ramadhan, Sertu Muhammad Udin, Sertu Frans, Pratu Mustofa, Pratu Edi, Praka Jojo, dan Praka Idris, korban luka Lettu. Reza.

 

Sementara korban tewas dari warga sipil ada empat orang antara lain bernama,Yohanis Palimbong, Markus Rendenan, Rudi, dan Yohanes Jhoni. Keempat jenazahnya saat ini masih berada di Sinak dan rencananya besok bakal diterbangkan ke Timika. (Andi Iriani)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s