KPU Papua Persilahkan Hasil Rekapitulasi Digugat

KPU Papua Persilahkan Hasil Rekapitulasi DigugatIlustrasi: Pilkada Papua (Antara Foto)

KBR68H, Jayapura – Komisi Pemilihan Umum KPU Papua mempersilahkan berbagai pihak menggugat lewat jalur hukum jika tidak setuju dengan hasil rapat pleno KPU tentang penghitungan suara pemilihan Gubernur Papua. KPU Papua saat ini masih menggelar rapat pleno penghitungan suara di GOR Cenderawasih, Papua.

Ketua KPU Papua, Benny Sweny mengatakan proses gugatan hukum tidak akan mengganggu jalannya rekapitulasi hari ini.

“Tidak ada masalah. Itu haknya untuk mengikuti pleno terbuka ini atau tidak. Termasuk anggota KPU. Juga kalau misalnya ada yang tidak setuju nanti, satu atau dua orang tidak ada masalah, aturan sudah mengantisipasi. (Mereka katanya akan ke MK?) Itu hak mereka, jadi kalau belum puas dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum,” kata Benny Sweny.

Hari ini calon gubernur Papua Noak Nawipa dan pasangannya John Wob melakukan aksi walkout atau meninggalkan rapat pleno rekapitulasi suara. Aksi itu dilakukan dengan alasan pemilihan gubernur pada 29 Januari lalu tidak berlangsung sesuai asas langsung umum bebas dan rahasia, melainkan di bawah tekanan para petinggi daerah. Pasangan ini meminta KPU setempat membatalkan rekapitulasi yang dilakukan hari ini. Sampai saat ini, proses rekapitulasi masih berlangsung.

Baru ada 10 KPU Kabupaten/Kota yang melaporkan hasil perhitungan suara. Rekap tersebut didominasi dengan kemenangan calon gubernur Lukas Enembe dan pasangannya Klemen Tinal. (Katharina Lita)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s